sudah lama aku melupakan air mata.
tidak hanya karena kamu datang sebagai morfin dan marijuana,
tapi karena kamu juga adalah yang teristimewa.
mulanya hanya pura-pura yang ada.
tersenyum, tertawa, bergembira, semua kulakukan demi basa-basi belaka.
tak terbayangkan jika kemudian,
semua yang ada di dirimu bahkan menjadi penghangat dan semangat.
terimakasih :)
No comments:
Post a Comment