Tuesday, April 30, 2013

jogjakarta ~

aku adalah selarik prosa,
yang coba temukan akhir bahagiaku di sebuah kota raja.
negeri mimpi dan memori, jogjakarta.

bermula dari selatan, kususuri pantai demi pantai,
meniti jejak cerita yang nyatanya telah terhapus ombak.
lalu aku ke utara, meneropong bumi dari puncak merapi,
menuntut epilog yang belum juga menccumbu titik.

aku masih mencari.
menilik ke balik tugu,
ke dalam agung keraton sultan,
ke kedamaian hening borobudur,
hingga ke riuh rendah sepanjang malioboro.

bahagiaku belum jua ketemu.
sedang miliknya sering tertangkap indera.
pada tatap sepasang kekasih lansia,
ada cinta yang tetap muda di tubuh yang menua renta.
pada penjaja bacem yang pulang membawa senyum dan baki kosong,
ada puji syukur untuk pencipta.
pada belai lembut di punggung jaran,
adda kasih tak terucap dari bibir penarik kereta kuda.

dimana bahagiaku?
apa masih bersembunyi di sudut jogja yang belum kutelusuri?

ah, setelah hari terhitung ratusan kali,
sebentar saja, aku berhenti menccari.
di pojok 0 km, kuseduh secangkir semangat,
sembari menanti harapku kembali.
bahagiaku pasti juga ada di sini.
mungkin hanya sedang asyik sendiri.

- Yogyakarta, 30 April 2013

No comments:

Post a Comment