Aku mendengar bisikmu disetiap tiupan angin yang membelai rambutku lembut. Aku tau ini konyol, karena kau pasti tidak sedang merinduku, di sana. Kau pasti sedang asyik bercumbu dengan wanita impianmu. Wanita yang selalu kau elu-elukan, yang selalu kau puja-puja dan bicarakan saat kita sedang menghabiskan waktu bersama. Tahukah kau, aku merindukanmu disini. Menanti saat-saat kita bisa bersama lagi, bercerita dan bersenda gurau setiap waktu, seperti saat sebelum wanita itu merebutmu dari aku.

No comments:
Post a Comment