atas nama rasa ini itu, kuuntai kata menjadi larik - larik yang bercerita tentang aku dan gadis mawar biru.
Wednesday, June 11, 2014
bagaimanapun.
kamu ingat tentang cerita yang pernah ku ramu di beranda rumah suatu ketika? tentang gadis merah muda yang selalu ceria dan sangat suka tertawa. gadis itu sekarang mati.. mati, kemudian menjelma mahoni.
aku bertemu dengannya kemarin petang. ia tampak malu dan berusaha keras menyembunyikan daun-daunnya yang berguguran.
"sial, tidak seharusnya kamu melihatku dalam kondisi seperti ini."
ada yang menyangkut di kepala ketika aku mendengar ia bicara demikian adanya.
aku bingung. aku linglung.
kenapa tidak?
sebuah janji pernah kami sematkan di rongga dada.
for better and for worse. in sickness and in health. remember?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment