Tuesday, May 22, 2012

Lukaku Basah Lagi



pahit.
seperti menelan ramuan obat dicampur kapulaga.
begitulah rasanya mengingat memori tentangmu yang sesaat pernah terasa indah.
manis yang kemudian pudar seiring kusadari akan kesemuannya,
yang ternyata hanya berupa detik penuh aroma kepolosan berakhir kebodohan semata.

pedih.
tanpa senyum cantik bersanding air mata bahagia.
tapi beriring rintihan perih.
begitulah rasanya mengingat napsu atasnama cinta yang pernah kau beri.

luka lamaku basah lagi.

pernah kupendam kau dalam kotak kenangan.
terkunci rapat.
kemudian ku lempar ke palung terdalam.
biar termakan gravitasi.

tapi percuma.
puing-puing yang tertinggal di luar logika menjelma air garam.
mengikis setiap inci boks terbuang ini.
hingga rapuh, tak punya daya.
maka terbebaslah ia.
kepingan-kepingan kenangan mengambang.
terbawa arus ke pesisir pantai.
dan lagi,kutemukan ia,
ketika pecahannya terinjak, lukai tapak kakiku, ketika ku meniti tepian laut.

aku terluka.. lagi..
dan terus begitu..

No comments:

Post a Comment